Halo Guys..... sore hari ini saya Mikhael Tan mau bagi2 Tips dan Trick buat kalian yang sudah atau telah atau mau, atau pengen atau udah ah capek.... Ganti ke Windows 10... hehehe.... sekedar info, Windows 10 itu, lebih baru dari Windows xp loh....!! hahaha...
Yup, buat kalian yang udah atau mau pakai Windows 10, saya mau bagi2 tips ni, untuk memaksimalkan dan Mengoptimalkan Windows 10, kare banyak yang ngeluh kalau windows 10 itu agak lemot.... tapi menurut gw pribadi sih, fine2 aja, menu tampilannya lebih kece, hampir menyerupai Win 8.1... Ya Iyalah, secara kan Windows 10 lebih baru.... hahaha
Yaudah, gausah berpanjang lebar, tips ini w dapet saat browsing internet, dan gak ada salahnya w bagi2 ke kalian, sumber asli dah w taruh link nya di bawah guys....
Menghemat Bandwidth agar tidak boros Internet
Di versi windows terbaru ini, ada banyak fitur baru yang sangat bermanfaat bagi kita. Tapi, juga ada yang malah bikin susah dan repot. Salah satunya fitur di dalam windows update ini.
Fitur ini memungkinkan sistem download update anda menjadi peer-to-peer download, di mana setiap anda download anda sebenarnya mengunduhnya dari komputer-komputer lain, jadi tidak langsung dari servernya. Selesai download, tidak selesai begitu saja. Komputer anda akan secara otomatis mengupload kembali file update yang di-download tadi ke orang yang sedang download di ujung Internet sana...
Bagi anda yang menggunakan koneksi berkuota, atau koneksi lambat modem stik, pasti bakal kesal dong.
Untungnya Microsoft menyediakan opsi untuk mematikan fitur ini. Mari ikuti step-by-step berikut ini:
- Buka Start Menu > Settings
- Klik Update & Security
- Klik Advanced Options > Choose how updates are delivered
- Di bagian update more than one place, ganti menjadi off.
Mengatur Startup
Apa itu startup?
Startup adalah program-program yang otomatis berjalan bersamaan dengan dinyalakannya komputer. Bisa jadi antivirus, driver, dan sebagainya.
Semakin banyak startup yang ada, bakal semakin lambat komputer anda ketika baru dinyalakan. Dan RAM agan bakal semakin penuh dengan aplikasi yang berjalan. Sejak Windows 8, sudah ada fitur untuk menyalakan dan mematikan startup yang ada. Caranya:
Kenal tidak dengan program-program di atas? Kalau belum kenal, ta'arufan...eh jangan dimatikan dulu. Mendingan googling dulu tentang aplikasi itu, atau tanya-tanya di forum komputer.
Sudah kenal? Coba dipikir-pikir, haruskah aplikasi itu berjalan sendiri ketika komputer jalan?
Dengan begitu, proses menyalakan komputer anda akan lebih cepat, dan RAM komputer menjadi lebih lega.
Nyalakan Fast Startup
Fast Startup adalah fitur baru sejak Windows 8, yang bisa membuat proses menyalakan(booting) komputer menjadi lebih cepat. Apalagi kalau motherboard anda support UEFI, bakal lebih cepat lagi nantinya. Kalau anda masih mengalami booting komputer yang lambat, tidak ada salahnya untuk mengecek setting Fast Startup ini. Caranya:
1. Buka Control Panel > System & Security,
2. Klik "Power Options",
3. Klik "Choose what the power buttons do",
4. Klik "Change Settings that currently unavailable"
5. Di bagian shutdown settings, centang "Turn on Fast Startup" apabila belum dicentang. Jika sudah, biarkan saja.
6. Kalau sudah, klik save changes. Dan restart.
Kalau anda memakai SSD, ada baiknya untuk mematikan fitur ini. Beberapa pengguna melaporkan makin lamanya waktu booting ketika fitur ini dinyalakan di komputer dengan SSD terpasang. Menggunakan SSD sendiri bisa mempercepat booting dengan sangat cepat.
Mematikan/Menghentikan Layanan yang tidak penting.
Fitur-fitur di dalam windows seperti suara, display, internet dll. bergantung pada layanan-layanan yang berjalan di latar belakang. Tapi banyak juga fitur yang tidak selalu kita gunakan, seperti printer dan lain-lainnya. Mari kita cek layanan apa saja yang sedang berjalan, dengan cara:
1. Buka Start Menu>ketik "services.msc"(tanpa tanda kutip)
2. Klik hasil pencarian tersebut, jendela Services akan terbuka
3. Dari situ, kita bisa melihat daftar layanan-layanan yang terpasang di komputer
- Di bagian kolom "Status", menunjukkan layanan tersebut sedang berjalan(running), atau tidak.
- Di bagian kolom "Startup Type" menunjukkan status startup layanan. "Automatic" berarti berjalan otomatis ketika menyalakan komputer, "Manual" berarti layanan akan berjalan hanya ketika dibutuhkan. "Disabled" berarti layanan dinonaktifkan dan tidak akan berjalan.
Hati-hati sebelum mencoba. Kita harus tahu layanan apa saja yang bisa dihentikan dengan aman. Anda bisa cek konfigurasi milik Black Viper sebagai rujukan.
Untuk menghentikan, atau mengganti status startup layanan:
1. Klik kanan pada layanan yang dipilih>properties.
2. Di bagian "startup type", pilih tipe startup manakah yang diinginkan.
Saran: Jika anda ragu dan takut dengan resiko, pilihlah manual.
3. Klik Apply, dan Restart
Defrag HDD anda
Defragmentasi adalah proses merapikan file yang mengalami "fragmentasi", atau terpecah di dalam harddisk. Terpecah, karena sistem menaruhnya secara berjauhan. Fragmentasi dapat menyebabkan lambatnya sistem membaca data, dan membuat komputer lemot dalam merespon.
Dengan defragmentasi, file-file tersebut diatur dan dirapikan ulang agar berdekatan dan mudah dibaca oleh sistem. Jadi akan lebih responsif nantinya.
Secara default, Windows 10 sudah menjadwalkan defrag sebagai maintenance mingguan. Tapi, anda bisa melakukannya secara manual.
1. Buka Windows Explorer
2. Klik kanan pada Drive yang ingin anda defrag > Properties
3. Klik tab "Tools", klik "Optimize"
4. Kita analisa terlebih dahulu, seberapa banyak file yang terfragmentasi?
Pilih drive yang anda ingin analisa. Klik "Analyze".
5. Selesai analisa, akan muncul jumlah persentasi file yang terfragmentasi.
Normalnya, lakukan defrag jika jumlahnya diatas 10%.
6. Ingin defrag? Klik "Optimize". Karena prosesnya bakal berlangsung lama,
Ngopi joss sambil menikmati gorengan hangat adalah pilihan yang tepat!
7. Juga bisa atur jadwal defrag otomatis. Klik "Change Settings"
Pakai SSD? Anda tidak perlu khawatir. Karena SSD tidak menggunakan cakram magnet berputar, file-file di dalamnya tidak akan terfragmentasi.
Sumber...!!
Gimana?? cukup Tips nya?? saya harap tips diatas bisa mempermudah dan membantu kalian yah.... sekian dari tulisan w hari ini, w ucapkan Terima Kasih dah Membaca dan mMampir ke Blog w.... Thank You So Much....!!
- Klik kanan pada taskbar > Task Manager. Akan terbuka jendela Task Manager.
- Klik pada tab "Startup". Di sini, aplikasi-aplikasi yang jalan otomatis ketika startup ditampilkan di sini.
- Untuk mematikan startup, Klik kanan pada program yang ingin matikan > Disable.
Kenal tidak dengan program-program di atas? Kalau belum kenal, ta'arufan...eh jangan dimatikan dulu. Mendingan googling dulu tentang aplikasi itu, atau tanya-tanya di forum komputer.
Sudah kenal? Coba dipikir-pikir, haruskah aplikasi itu berjalan sendiri ketika komputer jalan?
Dengan begitu, proses menyalakan komputer anda akan lebih cepat, dan RAM komputer menjadi lebih lega.
Nyalakan Fast Startup
Fast Startup adalah fitur baru sejak Windows 8, yang bisa membuat proses menyalakan(booting) komputer menjadi lebih cepat. Apalagi kalau motherboard anda support UEFI, bakal lebih cepat lagi nantinya. Kalau anda masih mengalami booting komputer yang lambat, tidak ada salahnya untuk mengecek setting Fast Startup ini. Caranya:
1. Buka Control Panel > System & Security,
2. Klik "Power Options",
3. Klik "Choose what the power buttons do",
4. Klik "Change Settings that currently unavailable"
5. Di bagian shutdown settings, centang "Turn on Fast Startup" apabila belum dicentang. Jika sudah, biarkan saja.
6. Kalau sudah, klik save changes. Dan restart.
Kalau anda memakai SSD, ada baiknya untuk mematikan fitur ini. Beberapa pengguna melaporkan makin lamanya waktu booting ketika fitur ini dinyalakan di komputer dengan SSD terpasang. Menggunakan SSD sendiri bisa mempercepat booting dengan sangat cepat.
Mematikan/Menghentikan Layanan yang tidak penting.
Fitur-fitur di dalam windows seperti suara, display, internet dll. bergantung pada layanan-layanan yang berjalan di latar belakang. Tapi banyak juga fitur yang tidak selalu kita gunakan, seperti printer dan lain-lainnya. Mari kita cek layanan apa saja yang sedang berjalan, dengan cara:
1. Buka Start Menu>ketik "services.msc"(tanpa tanda kutip)
2. Klik hasil pencarian tersebut, jendela Services akan terbuka
3. Dari situ, kita bisa melihat daftar layanan-layanan yang terpasang di komputer
- Di bagian kolom "Status", menunjukkan layanan tersebut sedang berjalan(running), atau tidak.
- Di bagian kolom "Startup Type" menunjukkan status startup layanan. "Automatic" berarti berjalan otomatis ketika menyalakan komputer, "Manual" berarti layanan akan berjalan hanya ketika dibutuhkan. "Disabled" berarti layanan dinonaktifkan dan tidak akan berjalan.
Hati-hati sebelum mencoba. Kita harus tahu layanan apa saja yang bisa dihentikan dengan aman. Anda bisa cek konfigurasi milik Black Viper sebagai rujukan.
Untuk menghentikan, atau mengganti status startup layanan:
1. Klik kanan pada layanan yang dipilih>properties.
2. Di bagian "startup type", pilih tipe startup manakah yang diinginkan.
Saran: Jika anda ragu dan takut dengan resiko, pilihlah manual.
3. Klik Apply, dan Restart
Defrag HDD anda
Defragmentasi adalah proses merapikan file yang mengalami "fragmentasi", atau terpecah di dalam harddisk. Terpecah, karena sistem menaruhnya secara berjauhan. Fragmentasi dapat menyebabkan lambatnya sistem membaca data, dan membuat komputer lemot dalam merespon.
Dengan defragmentasi, file-file tersebut diatur dan dirapikan ulang agar berdekatan dan mudah dibaca oleh sistem. Jadi akan lebih responsif nantinya.
Secara default, Windows 10 sudah menjadwalkan defrag sebagai maintenance mingguan. Tapi, anda bisa melakukannya secara manual.
1. Buka Windows Explorer
2. Klik kanan pada Drive yang ingin anda defrag > Properties
3. Klik tab "Tools", klik "Optimize"
4. Kita analisa terlebih dahulu, seberapa banyak file yang terfragmentasi?
Pilih drive yang anda ingin analisa. Klik "Analyze".
5. Selesai analisa, akan muncul jumlah persentasi file yang terfragmentasi.
Normalnya, lakukan defrag jika jumlahnya diatas 10%.
6. Ingin defrag? Klik "Optimize". Karena prosesnya bakal berlangsung lama,
Ngopi joss sambil menikmati gorengan hangat adalah pilihan yang tepat!
7. Juga bisa atur jadwal defrag otomatis. Klik "Change Settings"
Pakai SSD? Anda tidak perlu khawatir. Karena SSD tidak menggunakan cakram magnet berputar, file-file di dalamnya tidak akan terfragmentasi.
Sumber...!!
Gimana?? cukup Tips nya?? saya harap tips diatas bisa mempermudah dan membantu kalian yah.... sekian dari tulisan w hari ini, w ucapkan Terima Kasih dah Membaca dan mMampir ke Blog w.... Thank You So Much....!!
Komentar
Posting Komentar